SETELAH BERHASIL RINGKUS PENGEDAR BARANG HARAM NARKOBA JENIS SHABU, AKP WAVEK KEMBALI BEKUK PENGEDAR PIL KOPLO 400 BUTIR

SETELAH BERHASIL RINGKUS PENGEDAR BARANG HARAM NARKOBA JENIS SHABU, AKP WAVEK KEMBALI BEKUK PENGEDAR PIL KOPLO 400 BUTIR

humassekdriyo – Masih di hari yang sama dan lengkap 24 jam AKP WAVEK tidak tidur. Setelah melaksanakan aktifitas rutin malam minggu, tepatnya minggu 27 oktober 2018 05:00 wib AKP WAVEK kembali pimpin penangkapan pengedar PIL KOPLO Double L sebanyak 400 butir.

Sangat miris sekali dan kita ketahui bersama modus para pengedar pil-pil yang bisa mengganggu kesehatan sekaligus merusak masa depan bangsa khusus generasi muda Indonesia ini,  menggunakan sejuta cara. Mulai dengan cara yang konvensional hingga yang canggih dengan segala rupa.

Pil double L (Triheksifenidil HCL) adalah salah satu jenis obat yang ngetrend akhir-akhir ini disalahgunakan. Obat ini termasuk dalam obat daftar G (Gevaarlijk)  yang artinya berbahaya. Biasanya kelompok Obat G ini hanya bisa dibeli dengan resep dokter.

Obat ini sebenarnya bukan termasuk ke dalam Narkoba maupun Psikotropika namun merupakan obat keras. Disebut obat keras karena jika pemakai tidak memperhatikan dosis, aturan pakai, dan peringatan yang diberikan, dapat menimbulkan efek berbahaya. Fly, tingkah lakunya tidak terkontrol dan sebagainya.

Di dalam UU no 36 tahun 2009 telah diatur mengenai ketentuan pidana mengenai sanksi bagi para pengedar sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar keamanan dan izin edar. Sediaan farmasi adalah obat, bahan obat, obat tradisional dan kosmetika.

Dalam pasal 196 UU tersebut disebutkan bahwa “Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standard  dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam pasal 98 ayat 2 dan 3 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 ( Sepuluh ) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000”.

Adalah A.I alias KENTUS laki – laki 37 tahun asal Dsn. Melati RT 9 RW 3 Jeruk legi Balong Bendo Sidoarjo target kali ini. Si KENTUS di tangkap minggu 27 oktober 2019 05:99 wib dini hari tanpa perlawanan berarti di rumahnya. Penangkapan si KENTUS bermula dari transaksi sebelumnya tepatnya sabtu, 26 oktober 2019 pukul 18:30 wib dengan seseorang (identitas di rahasiakan-red) di petiken driyorejo gresik. Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku di dapati sebanyak 400 butir PIL KOPLO double L siap edar.

Berdasar pengakuan si KENTUS mengedarkan barang haram kurang lebih 3 bulan dan menjual 100 (seratus) butir seharga Rp. 59.000,- (lima puluh ribu rupiah)

(humassekdriyo/28/10/19)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *