Pos Pengamanan Natal dan Tahun baru 2022 Polsek Sangkapura Bersama Personil Gabungan

SANGKAPURA – Menjelang perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru), Polres Gresik menggelar operasi kemanusiaan dengan sandi Ops Lilin Semeru 2021.
Bersama Kodim 0817 Gresik dan Pemkab Gresik menerjunkan 252 personel gabungan untuk menciptakan kondisi Kamtibmas tetap Aman kondusif dan mencegah penyebaran Covid-19.
Semua petugas bersiaga di 675 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di pusat keramaian, perbelanjaan, stasiun, terminal hingga pelabuhan.

Operasi Lilin sendiri dilaksanakan selama 10 hari, terhitung dari hari Jumat tanggal 24 Desember 2021 hingga nanti hari Minggu tanggal 2 Januari 2022.

Di Pulau Bawean Tepatnya Kecamatan Sangkapura, Pos Pam Nataru didirikan di Portal Pintu Masuk Dermaga Pelabuhan Sangkapura dimana tempat Keluar masuknya Penumpang Kapal yang akan berpergian ke Gresik PP
Pos Pam NATARU diduduki personel gabungan dari Polsek Sangkapura,Sahbandar, Koramil 0817/11 Sangkapura, Dishub, Trantib Kecamatan Sangkapura, tenaga kesehatan dan Mahasiswa.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Sangkapura IPTU Moch Suja’i mengatakan, akan melakukan pengendalian mobilitas masyarakat yang akan berpergian maupun datang dari Gresik

“Pengamanan Nataru Sekarang ini tidak ada penyekatan namun para penumpang yang akan bepergian tetap di anjurkan mematuhi Prokes dan di wilayah Kecamatan Sangkapura pada malam pergantian tahun baru, tepatnya di alun alun Sangkapura akan ditutup/di berlakukan Jam malam sampai pukul 21.00 Wib serta Dilakukan pengendalian mobilitas masyarakat untuk mencegah kerumunan massa.” kata dia, Jumat siang (24/12/2021).

menghimbau juga bagi pengelola Warkop dan resto agar beroperasi tidak melebihi jam 23.00 Wib sesuai aturan PPKM.
Ia menambahkan, di wilayah Kecamatan Sangkapura tidak memiliki Gereja. Namun demikian pihaknya bersama personel Tiga Pilar akan menggencarkan patroli gabungan guna mencegah potensi gangguan Kamtibmas sehingga terciptanya situasi aman tentram
“Kami minta kesadaran masyarakat untuk menahan diri tidak merayakan malam pergantian tahun dengan uforia. Tetap di rumah saja bersama keluarga, lebih baik meningkatkan ibadah dan berdoa agar pandemi Covid-19 segera sirna dan lekas kembali seperti sedia kala” pintanya.

Moch Suja’i mewanti-wanti semua pihak tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah menerima vaksinasi.
“Harapannya tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 pada perayaan Natal dan tahun baru 2022.” pungkasnya. (Surya79)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *