Polres Gresik : Kompak 3 Pilar Dukun Pimpin Bareng Ops Yustisi Beri Tindakan Tegas Pelanggar Prokes

Polsek Dukun – Begini sikap tegas Kapolsek Dukun AKP Mutlakin, S.H. bersama Camat H.Fattah Hadi dan Danramil Dukun dalam menegakkan aturan disiplin protokol kesehatan dengan cara Sanksi hukuman fisik berupa push up di tempat sesuai dengan Perda No 20A (2) agar masyarakat disiplin patuhi protokol kesehatan, bagi yang tidak menggunakan masker. (Selasa 12/1/2021)

Tindakan tegas itu dilakukan Kapolsek Dukun bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang tergabung dari unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan dan Satpol PP Kec Dukun dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan.

Dari hasil Ops Yustisi sekaligus sosialisasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilaksanakan di jalan raya Sembunganya depan Koramil Dukun, Banyak ditemukan sejumlah masyarakat pengguna jalan tidak menggunakan masker.

Menariknya, masyarakat yang dihukum push up karena tidak menggunakan masker selanjutnya diberikan masker oleh Kapolsek. Tujuannya agar menjadi contoh bagi yang lain, betapa pentingnya menjaga dan mentaati anjuran pemerintah terhadap protokol kesehatan.

“Saya sebagai Kapolsek Dukun dan juga bagian dari satgas Covid-19. Bersama pihak TNI dan Satpol PP. Kec Dukun Melaksanakan Instruksi Presiden (INPRES) No 06 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan. Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, serta Peraturan Gubernur (Pergub) dan Perbup Kab Gresik,” kata Kapolsek Dukun AKP Mutlakin, S.H.

Ia mengatakan kegiatan tersebut bagian dari penerapan PPKM yang sudah diberlakukan sejak tanggal 11 Januari 2021 juga bentuk sosialisasi peningkatan penegakan disiplin, mengingat tingkat pelanggaran terhadap disiplin protokol kesehatan masih sangat tinggi.

Itu diungkapkannya, setelah melihat data peningkatan jumlah positif Covid-19 yang terus meningkat. Dengan kegiatan seperti ini menurut dia, sangat penting untuk meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan. (Bey/dkn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *