Polres Gresik || Malam Terakhir PPKM Di Gresik Diwarnai Minimarket Bandel Langgar Jam Malam

Gresik – Malam terakhir penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) tahap pertama di Manyar diwarnai dengan salah satu minimarket bandel melanggar jam malam.

 

Salah satu minimarket di Jalan Raya Manyar Kabupaten Gresik ini diancam tutup. Tempat belanja ini melanggar jam malam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama.

 

Petugas gabungan baik dari Polsek Manyar, Koramil 0817/06 dan Sat Pol PP Gresik sudah dua kali mendapati pegawai itu melanggar aturan jam malam. Masih nekat buka di atas pukul 21.00 WIB. Berdalih sedang bersih-bersih dan menunggu kiriman barang.

 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana, SIK, MH menjelaskan, “operasi yustisi terus digencarkan. Apalagi, aturan PPKM dari pusat diperpanjang hingga 8 Februari mendatang,” terang Bima Sakti.

 

“Kami sudah mendapati dua kali pegawai minimarket itu melanggar jam malam. Alasannya sama, sedang bersih-bersih dan menunggu kiriman barang datang.” tambahnya.

 

Dia menegaskan, tidak mentolerir pelanggaran yang kembali diulang-ulang. Aturan PPKM harus ditegakan, dengan tujuan menekan penyebaran Covid-19.

 

Pada PPKM jidil II nanti, patroli gabungan akan terus digelar. Jika ada pelaku usaha yang masih bandel, akan diberikan tindakan tegas. “Kalau masih bandel akan kami tutup,” tegasnya.

 

Tidak hanya itu, petugas gabungan yang melibatkan tim kesehatan juga telah menyiapkan perlengkapan rapid test. Bagi yang hasilnya reaktif langsung dipulangkan ke keluarganya.

 

Sebelumnya, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, para pelanggar PPKM ada yang disanksi tindak pidana ringan (Tipiring), teguran lisan dan pembinaan fisik.

 

Operasi yustisi akan terus digencarkan di seluruh Polsek Jajaran Polres Gresik selama penerapan PPKM. Hal ini sesuai dengan Inpres 6/2020, Pergub Jatim 2/2020 dan Perbup Gresik 22/2020 serta Intruksi Kemendagri 1/2020. Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.(jm/hm/myr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *