Polres Gresik || Kapolres Gresik Tingkatkan Ops Yustisi Selama PPKM, Rapid Antigent pun Disiapkan

Polres Gresik – Petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan tim kesehatan telah menyediakan 5000 alat rapid test antigen bagi masyarakat yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 di Kabupaten Gresik.

 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, M mengungkapkan, “selama PPKM Polres Gresik bersama Kodim 0817/Gresik, Satpol PP dan Dinas Kesehatan akan meningkatkan kegiatan operasi yustisi, testing dan tracing,”ungkap Kapolres Gresik. Kamis (14/1/2021).

 

“Jika nanti ada masyarakat yang kedapatan tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, maka akan kita lakukan rapid test antigent di lokasi pada masa PPKM ini, tegas Arief.

 

Ia menambahkan, sasaran ops yustisi selain stasioner di jalan juga mengarah ke kerumunan masyarakat. Apabila ditemukan kerumunan yang mengabaikan protokol kesehatan akan langsung dilakukan rapid test antigen.

 

Dinkes Kabupaten Gresik telah menyiapkan 5.000 rapid test antigen dimana akurasinya tinggi mendeteksi seseorang terpapar Covid-19 atau tidak.

 

“Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gresik akan menindak tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan. Baik perorangan, pelaku usaha maupun perusahaan yang terbukti melanggar dan mengabaikan protokol Kesehatan,”tegasnya.

 

Selain itu, Kapolres menambahkan, rapid test antigen tidak hanya diberlakukan kepada pelanggar yang tidak memakai masker saja, namun diterapkan pula kepada pelanggar yang berkerumun.

 

“Kerumunan akan kita lakukan testing dan tresing, agar kita bisa mempersempit ruang gerak penyebaran Covid-19 ini,” imbuhnya.

 

Selanjutnya, bagi para pelaku usaha, dijelaskan Kapolres, jika melanggar aturan Perbup Gresik di masa PPKM, maka ada sanksi hingga pencabutan ijin usaha.

 

“Seperti warkop yang biasa dijadikan tempat berkerumun akan menjadi sasaran petugas. Operasi yustisi ini demi menegakkan Perbup Gresik nomor 22 tahun 2020, ada sanksi bagi pelanggar pelaku usaha,” jelasnya.

 

Pihaknya menghimbau kepada masyarakt Gresik di masa Pembatasan Penerapan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bisa meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan.

 

“Agar kita terhindar dari penularan Covid-19.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *