Polisi Tetap Dihati, Pelajar Putri di Gresik Berikan Simbol Love Usai Menerima Alat Olahraga

GRESIK – Yayasan Assa’iddiyah, Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik didatangi Kanit Binmas Polsek Manyar bersama Bhabinkamtibmas setempat.

Ratusan pelajar dari Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) Assa’iddiyah sempat dibikin kaget dengan kedatangan Polisi mengendarai mobil patroli di halaman sekolah.

Membawa beberapa peralatan olahraga, anggota Polsek Manyar tersebut, ternyata menyerahkan sarana kontak berupa bola futsal, raket bulu tangkis beserta kok kepada Kepala MTS agar bisa dimanfaatkan oleh para pelajar.

Hurnan Abdullah selaku kepala sekolah MTS mewakili Yayasan Assa’iddiyah tampak sumringah, begitu pula anak-anak didiknya.

“Alhamdulillah, senang sekali kembali dikunjungi Pak Polisi. Ini adalah bentuk tali silaturahmi, mengakrabkan antara kepolisian dengan pendidikan.”

Abdullah berharap, kedapannya kegiatan semacam ini lebih digalakkan. Kerjasama atau sosialisasi terutama untuk mendisiplinkan anak-anak didik kami, agar terhindar dari kenakalan remaja.

“Apapun itu figur Polisi, tetap dihati siswa dan guru sekalian.” tutup Abdullah.

Lucunya, ketika anggota Polsek Manyar ini hendak meninggalkan lokasi sekolah. Para pelajar putri memanggil-manggil Pak Polisi dari lantai dua gedung, sembari menunjukkan simbol love dari kedua telapak tangannya.

Bersambut Aiptu Rozi menunjukkan simbol yang sama dari kedua tangannya dan pelajar lainnya pun bersorak ceria sambil tepuk tangan.

Sementara itu Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan merupakan bentuk sinergitas.

“Kami menurunkan Kanit Binmas juga Bhabinkamtibmas masuk ke sekolah-sekolah untuk menjalin silaturahmi sekaligus sinergi.” kata Windu, Kamis (8/9/2022).

Menurut perwira Polisi dengan tiga balok dipundak tersebut, ini merupakan bentuk sinergitas antara kepolisian dengan perangkat pendidikan. Sarana prasarana olahraga yang diberikan, diharapkan bisa menjadi motivasi adik-adik pelajar untuk lebih semangat belajar mengukir prestasi.

Selain memberikan sarana prasarana olahraga pihaknya juga mengajak para pelajar untuk menghindari pengaruh pergaulan yang bersifat negatif yang mengarah pada kenakalan remaja

“Karena tugas dari pelajar adalah untuk belajar dengan tekun dan rajin diiringi akhlak yang baik, moral serta iman yang kuat.” pungkasnya. (jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *