Polisi di Gresik Rela Duduk Memangku Siswa SDIT Al Ibrah di Lantai Agar Berani Divaksin.

GRESIK – Saat ini pemerintah masiv melakukan vaksinasi Covid-19 pada anak usia 6 sampai 11 tahun atau setara murid sekolah dasar, kelas 1 sampai kelas 6 SD.

Di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, kegiatan vaksinasi anak dilakukan di sekolah-sekolah dengan berbagai inovasi demi menarik minat anak agar tidak takut disuntik vaksin.

Kali ini Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Ibrah yang berada ditengah perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Jalan Tanjung Wira VI / 44, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar menghadirkan sosok Polisi sahabat anak.

Ya, Kanit Binmas Polsek Manyar Aiptu Rozi ini dikenal pandai merayu anak-anak SD agar berani divaksin. Pada kegiatan vaksin sebelumnya ia mengajak murid SD untuk keliling perumahan naik mobil patroli Polisi sebagai hadiah berani divaksin.

Yafier Fadhil Rochman (6), murid TK B Al Ibrah mengikuti vaksin didalam ruangan kelas gedung berlantai tiga lingkungan SDIT Al Ibrah menangis tersedu-sedu ketika hendak disuntik vaksin.

Rayuan Ibunda Fadhil tak mampu menghentikan derai air mata anak usia 6 tahun ini.

Spontan Aiptu Rozi yang sedang melakukan peninjauan vaksinasi menggendongnya lalu mengajaknya melafalkan doa sebelum makan.

Duduk dipangkuan Polisi berkumis tebal beralaskan lantai, tidak sampai hitungan 10 detik atau usai mengucapkan doa sebelum makan Fadhil telah selesai menerima dosis vaksin pada lengan sebelah kiri.

Bocah laki-laki ini terlihat tidak menyangka. Ketika mengucapkan doa sebelum makan, saat itulah ia menerima dosis vaksin Covid-19.

Vaksinator dari Puskesmas Sukomulyo dan guru pendamping serta orang tua siswa yang mendampinginya pun tersenyum lega sembari mengucapkan Alhamdulillah.

Pada kegiatan vaksinasi ini juga dihadiri Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno dan Kasat Lantas AKP Engkos Sarkosi.

Sementara itu Kepala SDIT Al Ibrah Muhammad Musyafak berterima kasih kepada Kapolres Gresik dan Forkopimcam Manyar.

“Kami mendukung dan turut mensukseskan program pemerintah dalam hal ini vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun. Harapannya untuk meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah.” kata dia kepada awak media di sela kegiatan vaksinasi, Selasa (11/1/2022).

Dari catatan Musyafak, antusias anak-anak didiknya sangat tinggi. Dari 630 jumlah siswa, 580 siswa dijadwalkan menerima dosis vaksin Covid-19 hari ini di sekolah. 50 siswa lainnya telah mengikuti vaksinasi diluar sekolah dan ada pula yang belum lama ini menerima immunisasi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kapolres Gresik yang telah meninjau dan memberi motivasi. Juga kepedulian Polsek Manyar bersama Forkopimcam mendampingi anak-anak kami pada kegiatan vaksinasi.” tutupnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu menyebut akan terus mendukung program pemerintah melalui Vaksinasi Merdeka.

“Kapori meluncurkan Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 tahun serentak di 30 Provinsi di Indonesia.” terang Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menjelaskan, target Vaksinasi Merdeka Anak usia 6-11 tahun sebanyak 2,6 juta anak bisa tercapai sampai akhir Januari 2022.

“Guna mendukung tercapainya target Nasional vaksinasi anak sebanyak 26 juta di seluruh Indonesia.” pungkasnya. (jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *