Murid SD di Gresik Caper dihadapan Polisi, Minta ditutup Matanya Memakai Hasduk Pramuka Sebelum Disuntik Vaksin.

GRESIK – SD Negeri 39 Gresik yang terletak di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik menggelar vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.

Dilayani vaksinator dari Puskesmas Manyar, murid sekolah dasar ini terlihat antusias meski tanpa didampingi orang tua.

Mayoritas siswa-siswi ini berani disuntik vaksin meski ada beberapa yang menangis takut divaksin.

Yang lucu, Bintang Al-Qhiromi Pratama Putra (10), murid laki-laki yang duduk di bangku kelas 5 SD Negeri 39 Gresik ini nyatanya hanya pura-pura takut disuntik vaksin. Ia cari perhatian dihadapan Polisi yang mendampinginya.

Tiada ketakutan terpancar ketika menghampiri satu demi satu meja pelayanan pendaftaran dan screening kesehatan. Namun ketika dihadapkan Kanit Binmas Aiptu Rozi, tiba-tiba bocah yang akrab disapa Kiki itu mendadak takut disuntik.

“Pak Polisi, aku boleh minta tolong ikatkan Hasduk Pramuka menutupi kedua mataku. Biar tidak takut disuntik vaksin pak.” pintanya kepada Rozi didepan vaksinator.

Rozi tak mau berpikir panjang. Hasduk yang melingkar di leher Kiki, diikatkannya melingkar dikepala menutupi mata bocah kelas 5 SD itu.

Sambil dipandu mengucapkan doa sebelum makan oleh Polisi berkumis tebal tersebut, doa belum usai diucapkan tapi dosis vaksin telah diterima Kiki pada lengan sebelah kiri.

Tiada ekspresi ketakutan ataupun menangis dari anak SD ini. Namun ia berhasil membuat teman-teman seusianya melongo penasaran. Dikira takut disuntik vaksin, tetapi hanya akting dihadapan Polisi.

Sementara itu Sumarjono selaku Kepala SD Negeri 39 Gresik melalui Sulis Wali kelas 5 yang hafal dengan karakter Kiki mengatakan, ia anak pemberani.

“Sebenarnya Kiki itu anak pemberani, tidak takut disuntik vaksin. Bahkan pada kegiatan imunisasi sebelumnya ia juga tidak takut suntik.” kata ibu wali kelas berhijab itu ketika diwawancarai awak media disela vaksinasi, Jumat (21/1/2022).

Menurut Sulis, anak pemberani itu sebenarnya bercita-cita ingin menjadi Polisi. Maka dari itu Kiki ngefans ketika melihat anggota Polsek Manyar.

“Kiki terbilang siswa yang rajin, orang tuanya juga perhatian dengan perkembangan prestasi anak. Ia mencari perhatian (caper) dihadapan Pak Rozi. Karena memang Polisi yang satu ini menjadi idola anak-anak usia SD.” terangnya.

Dilain tempat, dr Ovaldo Kurniawan selaku Kepala UPT Puskesmas Manyar kepada awak media melalui pesan singkat WhatsApp menerangkan dosis pertama dan kedua vaksin anak SD.

“Vaksinasi di SD Negeri 39 Gresik ini meliputi dosis pertama sebanyak 88 siswa. Sedangkan dosis kedua sebanyak 114 Siswa. Vaksin yang digunakan jenis Sinovac.” terangnya.

Senada, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno menyebut akan terus mengawal vaksinasi Covid-19 usia-6-11 tahun.

“Bersama Forkopimcam Manyar dan Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Manyar, kami akan terus mendampingi vaksin anak-anak di sekolah.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengingatkan masyarakat.

“Meskipun sudah menerima vaksinasi, masyarakat tetap diminta mematuhi protokol kesehatan. Karena varian omicron telah masuk ke Jawa Timur.” pungkasnya. (jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *