Memperingati Hari Pahlawan, Anggota Polsek Manyar bersama Warga Ziarah Makam Agen Polisi Wissriadi

GRESIK – Hari Pahlawan yang diperingati bangsa Indonesia setiap tanggal 10 November, tak lepas dari perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan bertempur melawan penjajah.

Pasca kemerdekaan Indonesia, Belanda kembali menginjakkan kakinya di bumi Indonesia dan melancarkan berbagai serangan diberbagai penjuru negeri.

Serangan ini didalam sejarah tercatat sebagai agresi militer Belanda.

Di Gresik, pada bulan Desember tahun 1948 agresi militer Belanda mendapat perlawanan dari prajurit Bhayangkara Polisi Indonesia.

Agen Polisi Wissriadi kala itu angkat senjata mempertaruhkan nyawa menghadang militer Belanda masuk wilayah Kecamatan Manyar.

Kisah heroik ini dikisahkan turun temurun dari saksi sejarah, bahwa Agen Polisi Wissriadi gugur di timur perkampungan Manyar. Yang pada waktu sekarang di Auto 2000 sebelah timur exit tol Manyar.

Muhammad Muhaimin (60), warga Desa Manyar Sidorukun, Kecamatan Manyar mengungkapkan ini adalah makam Pahlawan Polisi.

“Bapak saya dulu juga warga lainnya, menjadi saksi gugurnya Wissriadi dalam pertempuran melawan Belanda pada tahun 1948,” ungkapnya kepada awak media.

Muhaimin yang menjadi perawat makam Wissriadi mengkisahkan, jenazah Polisi ini oleh warga pada waktu itu dimakamkan masih mengenakan seragam dinas lengkap dengan helm tempur layaknya pejuang yang mati syahid.

“Wissriadi berasal dari Yogyakarta. Beberapa tahun silam keluarga dari Yogyakarta ziarah ke makam Wissriadi.” terangnya.

Mengenang kegigihan Wissriadi yang rela mempertaruhkan nyawa melawan agresi militer Belanda, anggota Polsek Manyar bersama masyarakat sekitar melakukan ziarah dan kirim doa untuk arwah Agen Polisi Wissriadi, Kamis (10/11/2022).

Di pusara yang berada ditepi tambak sebelah utara perkampungan Desa Manyar Sidorukun tersebut, anggota Polsek Manyar bersama masyarakat memberikan penghormatan sebelum memanjatkan doa.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan melakukan ziarah makam dalam rangka Hari Pahlawan.

“Meskipun secara administratif tidak tercatat sebagai Pahlawan, namun semangat juang dan kegigihan Agen Polisi Wissriadi patut diteladani Polisi masa kini.” tutur Windu.

Perwira Polisi dengan tiga balok dipundak itu menyebut, sebagai motivasi personel Polsek Manyar dalam melayani masyarakat demi menjaga kondusifitas Kamtibmas.

Usai kirim doa dan tabur bunga, Kapolsek yang dikenal ramah dengan warga itu juga melakukan bakti sosial, menyalurkan paket sembako kepada warga sekitar makam. (jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *