Hari Pertama Ramadhan, Polisi di Gresik Mengantar Lansia Pikun Pulang ke Keluarganya

GRESIK – Hari pertama Ramadhan Pria berusia senja terlihat berjalan tanpa tujuan yang jelas di Jalan Raya Manyar. Melambaikan tangan pada pengendara motor hendak minta tumpangan minta diantar pulang.

Lalu oleh si pemotor dibawanya ke Polsek Manyar tak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan. Diterima Aipda Agus Wijaya ditanyainya alamat bapak tua tersebut. Terlihat gelagat pikun dari lisannya, namun masih mampu menyebut satu alamat di Desa Roomo.

Belakangan diketahui bapak tua itu bernama H. Dhofir (88) warga Jalan Raya Roomo nomor 421 Kecamatan Manyar. Bripka Jurianto dan Bripka Bagus petugas patroli Sabhara pun bergegas mengantar ke alamat dimakssud, Selasa (13/4/2021)

Menyasar ke alamat tersebut, dan mengucap Assalamualaikum. Spontan berbalas Waalaikumsalam dan disambut keceriaan oleh keluarga. Benar, itu adalah rumah dan keluarganya.

Ibu Mujiati (55) istri H. Dhofir tak bisa membendung bahagia bercampur haru, air matanya menetes di sudut kening lalu berkata terima kasih Pak Polisi. Bapak ini tadi pergi tanpa pamit sejak pagi hari, sempat dicari tapi tidak ketemu.

Diperoleh informasi bahwa H. Dhofir terhitung sudah tujuh kali meninggalkan rumah, ia memang rada pikun, keluarganya menjelaskan. Pada tahun 2019 silam ia sudah tidak lagi bekerja sebagai penjaga gudang di Jalan Raya Roomo.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria, SIK, MH dikonfirmasi mengatakan tugas pokok anggota kepolisian adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Bapak tua yang diketahui bernama H. Dhofir tersebut telah diantar pulang oleh anggota. Kini ia telah berkumpul kembali dengan keluarganya.” ungkap Bima Sakti.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang memiliki keluarga lanjut usia agar memberi perhatian lebih. Agar tidak terjadi orang hilang dan tidak menumbuhkan kepanikan.(jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *