Dibawah Terik Matahari, PKL Penyandang Difabelitas di Gresik menerima Bansos TNI-Polri

GRESIK – Bakri (35) fisiknya memang tidak seperti orang kebanyakan. Ia penyandang difabilitas. Namun kenyataannya dia tidak mau menyerah pada keadaan.

Setiap hari dia menggelar lapak dagangannya di trotoar sekitar perusahaan memproduksi mie instan di Desa Sukomulyo. Ribuan karyawan yang melewatinya hanya lewat begitu saja. Masker dan sabuk dagangannya terbilang sepi dari pembeli.

Keberadaan Bakri mengundang perhatian petugas TNI-POLRI. Ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini ia terbukti pantang menyerah demi menghidupi keluarga.

Lalu anggota dari Polsek Manyar dan Koramil 0817/06 Manyar mendatanginya dan mengulurkan paket sembako berisikan 5 kilogram beras dan minyak goreng 2 liter. Berharap bisa membantu mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari, Selasa (24/8/2021).

Belakangan diketahui Bakri mempunyai seorang istri dan dan dua orang anak. Mereka menempati sebuah rumah kos di Desa Suci.

Keterbatasan ekonomi terpaksa membuatnya menitipkan anak kedua kepada keluarga di Padang tempat asal Bakri.

“Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah melalui TNI-POLRI agar harapan masyarakat terdampak pandemi Covid-19 ini tetap terjaga.” kata Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana, SIK, MH mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM ketika dikonfirmasi.

Pihaknya berharap akan ada dermawan baik hati yang lainnya sudi mengulurkan tangan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bima Sakti mengimbau masyarakat agar dengan kesadaran disiplin mematuhi protokol kesehatan walaupun tanpa diawasi ataupun diberi sanksi.

Alumni Akpol 2013 itu menyebut protokol kesehatan tidak boleh ditawar-tawar.

“Meskipun sudah menerima vaksinasi masyarakat tetap diminta mematuhi protokol kesehatan secara ketat.” pungkasnya. (jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *