Demam Piala Dunia, Polisi di Gresik bagikan Bola Kepada Pelajar Sekolah Dasar

GRESIK – Saat ini pecinta sepak bola dunia sedang diasyikkan piala dunia yang berlangsung di negara Qatar.

Hampir setiap malam jutaan pasang mata di penjuru dunia menyaksikan siaran langsung sepak bola antar negara di layar kaca.

Bahkan di warung-warung kopi, nonton bareng sengaja digelar pengelola Warkop untuk menghibur para pecandu bola.

Di Gresik, anggota Polsek Manyar sengaja membagikan sarana prasarana olahraga berupa bola kaki untuk pelajar SD dan MI.

Seperti yang dilakukan Aipda Ganang Marista Bhabinkamtibmas Desa Karangrejo, didampingi Kanit Binmas Aiptu Fahrur Rozi mendatangi SDN 38 Gresik dan MI NU Miftahul Huda lalu membagikan bola kepada pelajar tingkat dasar tersebut.

Ratusan pelajar menyambut kedatangan anggota Polsek Manyar. Bahkan, kedua Polisi itu diberi kuis oleh salah seorang siswa.

“Siapa Presiden kedua Indonesia,” tanya Muhammad Bagas Dwi Saputra (11) kepada Aiptu Rozi.

Siswa yang duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar yang berada di Desa Karangrejo itu tak canggung bertanya pada Polisi berkumis tebal.

Polisi yang dikenal akrab dengan anak-anak itu menjawab Bapak Sukarno. Meski menjawab dengan tepat, Rozi tidak mendapat hadiah dari Bagas.

Siswa pemberani itu lantas mengacungkan kedua jempol tangan lalu tos dengan anggota Polsek Manyar tersebut di halaman sekolah.

Kedatangan Bhabinkamtibmas dan Kanit Binmas di sekolah ini membawa bola dan raket badminton.

Sementara dilain tempat, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo mengatakan memberikan sarana prasarana olahraga kepada pelajar SD dan MI.

“Kami sengaja memberikan peralatan olah raga kepada pelajar tingkat dasar untuk memacu semangat belajar juga olah raga agar tetap sehat.” terang Windu, Senin (28/11/2022).

Selain itu menurut Windu, juga menyampaikan pesan agar pelajar tidak larut malam nonton televisi siaran langsung sepak bola piala dunia.

“Karena tugas pelajar adalah belajar, diharapkan peran orang tua di rumah agar membatasi dan mendampingi anak-anak saat nonton TV. Harus dibatasi jangan sampai larut malam, karena esok hari masuk sekolah.” imbaunya.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menyebut bentuk kepedulian Polisi kepada anak-anak.

“Selain untuk memberi motivasi belajar dan olah raga, kehadiran Polisi di sekolah juga merupakan bentuk kepedulian kepada generasi penerus bangsa.” pungkasnya.

Eny Pudjiati selaku kepala SDN 38 Gresik mengapresiasi Polsek Manyar yang telah membagikan peralatan olah raga kepada anak-anak didiknya.

“Terima kasih Polsek Manyar telah memberikan peralatan olah raga untuk bisa dimanfaatkan anak-anak kami. Mereka sangat senang didatangi oleh Polisi apalagi diberi peralatan olah raga.” ungkapnya.

Eny berharap kerjasama antara Polsek Manyar dengan sekolah ini bisa tetap terjalin. Guna mengedukasi anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif kemajuan teknologi. (jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *