Baru Keluar Penjara, Residivis Narkoba Kembali Diseret Polisi Gresik

GRESIK – Polsek Driyorejo menangkap Agitoni Satriyo (29) laki-laki asal Pulosari Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Dukuh Pakis Kodya Surabaya. Yang bersangkutan ngontrak di Perum Griya Kencana Desa Mojosarirejo Kecamatan Driyorejo.

 

Agitoni Satriyo adalah wajah lama dalam lembah Narkoba. Baru satu pekan menghirup udara bebas setelah mendekam lima tahun didalam kerangkeng, kini ia berulah lagi dengan perkara yang sama.

 

Berawal informasi masyarakat yang menaruh curiga gerak-gerik mantan napi Narkoba ini, Ipda Suhari, SH Kanit Reskrim Polsek Driyorejo memilih bergerak cepat mempertajam penyelidikan.

 

Sepandai-pandai tupai melompat pasti akan jatuh juga, apalagi jatuhnya dilubang yang sama. Nasib terlanjur apes, Agitoni kembali ditangkap Polisi dengan perkara yang sama.

 

Kapolres Gresik Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek, SH mengatakan, “pelaku merupakan residivis Narkoba, kini ia berulah lagi,” kata Wavek, Minggu (14/2/2021).

 

“Tidak butuh waktu lama, penyelidikan anggota di lapangan membuahkan hasil. Agitoni Satriyo disergap dirumah kontrakannya Perum Griya Kencana Desa Mojosarirejo, Jumat siang (12/2/2021),” terangnya.

 

“Diatas meja didalam kamar tidurnya, Polisi menemukan barang haram sebanyak 12,89 (dua belas koma delapan Sembilan) Gram bruto sabu siap edar yang terbagi menjadi 12 poket,” bebernya.

 

“Pelaku sempat berkelit dan melawan petugas, namun anggota Polsek Driyorejo yang sudah terlatih mahir beladiri Polri dengan sigap berhasil memberangusnya. Pelaku pun diseret kehadapan penyidik,” tegasnya.

 

“Kini pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka dan kembali menikmati kerangkeng jeruji besi. Dijerat Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara.” pungkasnya.(jm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *